Momentum Ramadhan, Kapolres Dairi Bersama Pemuda Lintas Agama Laksanakan Ngobrol Kebangsaan

IMG-20250318-WA0057

Dairi, 17 Maret 2025 – Dalam semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama, Kapolres Dairi, AKBP Faisal Andri Pratomo, bersama pemuda lintas agama Yaitu Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, GAMKI dan Pemuda Katolik menggelar kegiatan Ngobrol Kebangsaan pada Senin, 17 Maret 2025 di Simpang Salak Sidikalang Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Dairi.

Dalam suasana penuh kehangatan, diskusi ini membahas berbagai isu kebangsaan, toleransi, dan peran pemuda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kapolres Dairi menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Momentum Ramadhan ini menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Dengan adanya keterlibatan pemuda lintas agama, kita semakin yakin bahwa Kabupaten Dairi akan tetap menjadi daerah yang damai dan harmonis. Saya mengapresiasi semangat para pemuda yang hadir dalam acara ini. Mereka adalah harapan bangsa,” ujar AKBP Faisal Andri Pratomo.

Lebih lanjut, Kapolres Dairi menekankan bahwa menjaga persatuan dan kesatuan bukan hanya tugas pemerintah dan aparat keamanan, tetapi tanggung jawab semua elemen masyarakat, terutama generasi muda. “Pemuda memiliki peran strategis dalam membangun bangsa. Mereka harus menjadi garda terdepan dalam menjaga toleransi dan menolak segala bentuk perpecahan. Saya berharap kegiatan ini menjadi awal dari banyak inisiatif lain yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” tambahnya.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Dairi, Syahdani Pardosi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wadah penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga persatuan. “Perbedaan adalah anugerah, dan melalui dialog seperti ini, kita bisa lebih memahami satu sama lain. Saya berharap ke depan semakin banyak kegiatan yang memperkuat kebersamaan dan toleransi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Dairi, Selamat Bahagia Maha, menekankan pentingnya sinergi antara pemuda lintas agama dalam membangun kebangsaan. “Ramadhan mengajarkan kita tentang kesabaran dan kebersamaan. Semangat inilah yang harus terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita perkuat persatuan untuk Indonesia yang lebih damai,” katanya.

Ketua GAMKI Dairi, Januar Pasaribu, juga menyoroti peran pemuda sebagai agen perdamaian. “Pemuda harus menjadi pelopor dalam menjaga persaudaraan di tengah keberagaman. Jangan sampai kita terpecah oleh perbedaan, karena pada dasarnya kita adalah satu bangsa, satu tanah air,” ujarnya.

Ketua Pemuda Katolik Dairi, Evan Hutagaol, turut memberikan pandangannya tentang pentingnya kolaborasi antar pemuda lintas agama. “Kegiatan ini menjadi bukti bahwa persatuan bisa kita wujudkan melalui dialog dan kebersamaan. Mari kita terus merawat toleransi dan persaudaraan,” tuturnya.

Acara dimoderatori oleh Arih Yaksana Bancin SH, yang saat ini merupakan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara Bidang Hukum, HAM dan Advokasi, diakhir acara pesan beliau agar pemuda mengambil peran aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Kita tidak boleh hanya menjadi penonton dalam menjaga keberagaman. Pemuda harus menjadi pelaku utama dalam membangun harmoni sosial. Dengan saling memahami dan menghormati, kita bisa menciptakan lingkungan yang damai dan sejahtera bagi semua,” ujarnya.

Selain diskusi, acara juga diisi dengan buka puasa bersama sebagai simbol kebersamaan dan solidaritas antarumat beragama. Para peserta mengapresiasi inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna memperkuat harmoni sosial di Kabupaten Dairi.

Dengan adanya Ngobrol Kebangsaan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk terus menanamkan semangat persatuan, menjaga nilai-nilai Pancasila, serta menjadi pelopor toleransi di tengah keberagamaan